SEJARAH SALMON OVARY PEPTIDE

Lebih dari 100 tahun yang lalu di Jepang kuno, pada jaman Meiji, Nelayan Ryoshi diperintahkan oleh kaisar untuk mengumpulkan Ikan Oncorhynchus Keta Salmon yang berada di samudera paling berbahaya di Jepang.

Ikan Oncorhynchus Keta Salmon ini hanya dikonsumsi oleh Permaisuri dan Kaisar saja. Mereka tidak mengkonsumsinya sebagai makanan tapi lebih sebagai obat-obatan, karena Ikan Oncorhynchus Keta Salmon dikenal mempunyai kemampuan Penyembuhan Misterius untuk Kecantikan dan Panjang Umur.

Akibat ekstrimnya sinar matahari dan tingkat air garam yang tinggi menciptakan luka dan pembengkakan pada Nelayan Ryoshi. Karena penasaran mereka mencoba Ikura dari Ikan Oncorhynchus Keta Salmon pada peradangan mereka.

Yang mengejutkan mereka, luka dan peradangan mereka sembuh dengan cepat dan tidak meninggalkan bekas luka sama sekali. akhirnya Ikura dari Ikan Oncorhynchus Keta Salmon sangat langka dan menjadi sangat berharga.

Orang Ryoshi tidak akan menjualnya walau dengan harga tinggi. Setelah turunnya Era Meiji, Ikan Oncorhynchus Keta Salmon menjadi sangat populer di kalangan atas Jepang yang ingin memiliki umur panjang dan awet muda.

Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian lanjutan di Jepang, akhirnya ditemukan bahwa khasiat dari Ikura Ikan Oncorhynchus Keta Salmon ada di DNAnya. Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian lanjutan di Jepang, akhirnya ditemukan bahwa khasiat dari Ikura Ikan Oncorhynchus Keta Salmon ada di DNAnya.

Salmon Ovary Peptide diekstraksikan hanya dari kaviar yang berasal dari ikan Keta Salmon, yang ditemukan di bagian Laut Utara Hokkaido. Penelitian akan Salmon Ovary Peptide menggunakan proses inovatif dan dipatenkan yang dikembangkan oleh Nippon Barrier Free.

Salmon Ovary Peptide mengandung 18x lebih asam amino, kolagen, kondroitinsulfat, asam hyaluronic, asam nukleat, elastin dan komponen lainnya dibandingkan dengan plasenta rusa dan domba.